Problem Solving


Dalam rangka mengakomodir tuntutan kebutuhan siswa yang heterogen sekaligus membantu persoalan yang dihadapi siswa secara langsung, maka mulai Tahun Akademik 2003/2004, Lembaga Pendidikan Primagama memfokuskan orientasi pengajarannya sebagai pendamping belajar siswa, dengan esensi layanan Problem Solving (pemecahan masalah).
 

Sebagai Pendamping Belajar Siswa, proses implementatif pengajarannya meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Membantu memecahkan masalah pelajaran yang dihadapi siswa. Baik berupa kesulitan belajar, pengulanan materi dari sekolah, dan atau membantu menyelesaikan pekerjaan rumah (PR).
  2. Masalah pendidikan secara umum.
  3. Ataupun masalah yang lebih khusus, seperti masalah-masalah pribadi siswa.

Disamping memberikan konsultasi/bantuan pemecahan masalah perihal materi kognitif pelajaran sekolah kepada para siswa, bantuan kepada siswa berupa materi yang memiliki bobot efektif yang dikemas dalam layanan "Life Skill Educaton" dengan pokok bahasan Leadership, Entrepreneurship, maupun cara-cara belajar efektif.

Silabus Divisi Akademik dalam meng-implementasi program “Pendamping Belajar Siswa” dengan konsep problem solving adalah:

Merupakan program pendampingan dan konsultasi belajar kepada siswa mengenai materi pelajaran dan proses belajarnya.
Yaitu konsultasi dan penjelasan secara detail mengenai pendidikan secara makro baik arah dan tujuan maupun kebijakannya.
Bertujuan membantu para siswa mengatasi masalah pribadi siswa dalam penyesuaian diri dengan aspek-aspek perkembangan kepribadian, keluarga, persahabatan maupun lingkungan.

Problem Solving dilakukan dengan cara individual (face to face relationship) maupun klasikal. Cara klasikal dilakukan bersama saat kegiatan belajar mengajar yakni 40% problem solving kemudian dilanjutkan pengajaran dengan konsep REC (Remedial Enrichment dan Consulting) dengan metode belajar "Smart Solution".